PERANAN PEKERJA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TAMAN SARI KECAMATAN LABUHAN RATU BANDAR LAMPUNG - Mrchandblog

Blog untuk berbagi ilmu

Hot

Post Top Ad

Saturday, July 22, 2017

PERANAN PEKERJA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TAMAN SARI KECAMATAN LABUHAN RATU BANDAR LAMPUNG



PERANAN PEKERJA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TAMAN SARI KECAMATAN LABUHAN RATU BANDAR LAMPUNG
 (Tugas Laporan Responsi Pengembangan Masyarakat)



Disusun Kelompok 11:


Ardhian Rizki A                     1214071012
Chandra Afrian                       1214071022
Septiana Sari                           1214071068
Septian Trisaputra                   1314071052
Yunus Dwi K                          1014071015







 




















UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDARLAMPUNG
2015




I.       PENDAULUAN


1.1        Latar Belakang

Di masa lalu, pendekatan pembangunan yang sering dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat senantiasa berporos pada pertumbuhan ekonomi yang sentralistis dan bersifat top-down. Dalam pendekatan yang demikian, masyarakat yang menjadi sasaran pembangunan tidak dilibatkan dan bahkan diasingkan dari proses pembangunan yang sesungguhnya terkait dengan hajat hidup mereka. Dimensi partisipatif dari pembangunan telah diabaikan. Masyarakat tidak dipandang sebagai aktor yang memiliki potensi dan kemampuan dalam mengembangkan kualitas hidupnya. Mereka sering dianggap hanya sebagai penerima pasif dari berbagai ragam kegiatan pembangunan. Mereka dipinggirkan atas nama pembangunan. Kemudian setelah pendekatan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat senantiasa berporos pada pertumbuhan ekonomi yang sentralistis dan bersifat top-down kurang berhasil ataupun dapat dikatakan mengalami kegagalan maka pemrintah mulai melakukan perubahan pendekatan misalnya menggunakan pendekatan Community Development atau Pengembangan Masyarakat (PM) yang kini semakin populer sebagai salah satu pendekatan pembangunan yang berwawasan lokal, partisipatif dan edukatif. Secara akademis, pengembangan masyarakat dikenal sebagai salah satu metode pekerjaan sosial (social work) yang tujuan utamanya untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui pendayagunaan sumber-sumber yang ada pada mereka serta menekankan pada prinsip partisipasi sosial.  




1.2              Tujuan

Adapun tujuan dalam pengamatan yang dilakukan di Kelurahan Tamansari  Kecamatan Labuhan Ratu Bandar Lampung yaitu :
                                                                              
1.      Mengetahui peranan pekerja pengembangan masyarakat
2.      Mengetahui peranan pekerja apa saja yang ada di kelurahan tamansari dalam pengembangan masyarakat











II.                PEMBAHASAN


3.1.Pengertian Pekerja sosial
Pengertian pekerjaan sosial yang dikemukakan oleh Charles Zastrow (1982), yang dikutip oleh Dwi Heru Sukoco (1995:7) sebagai berikut:
"Pekerjaan sosial merupakan kegiatan profesional untuk membantu individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat guna meningkatkan atau memperbaiki  kemampuan mereka dalam berfungsi sosial serta menciptakan kondisi masyarakat yang memungkinkan mereka mencapai tujuan".
dari pengertian di atas, maka seorang pekerja sosial harus bisa menciptakan kondisi masyarakat yang baik dan teratur dalam menjaga setiap keberfungsian elemennya yang menjadi para pemeran berbagai peran yang ada di dalam masyarakat. menciptakan kondisi masyarakat yang kondusif dengan relasi-relasi yang ada didalamnya untuk bisa memberikan keterikatan di antara para pemegang peran tersebut.

3.2.Pengertian Peran
Definisi peran adalah seperangkat tingkah yang diharapkan dimiliki oleh orang yang memiliki kedudukan di masyarakat.
Sedangkan menurut Soerjono Soekanto (1990) mendefinisikan peranan sebagai: Suatu konsep perihal apa-apa yang dapat dilakukan oleh individu  dalam masyarakat sebagai suatu organisasi. Peranan meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi/tempat seseorang dalam masyarakat.

3.3.Peranan Pekerjaan Sosial
a.       Sebagai pemercepat perubahan (enabler)
Sebagai enabler, seorang pekerja sosial membantu individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat dalam mengakses Sistem sumber yang ada, mengidentifikasi masalah dan mengembangkan kapasitasnya agar dapat mengatasi masalah untuk pemenuhan kebutuhannya.
b.      Peran sebagai perantara (broker)
Peran sebagai perantara yaitu menghubungkan individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat dengan lembaga pemberi pelayanan masyarakat dalam hal ini; Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Pemerintah, agar dapat memberikan pelayanan kepada individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat yang membutuhkan bantuan atau layanan masyarakat.
c.       Pendidik (educator)
Dalam menjalankan peran sebagai pendidik, community worker diharapkan mempunyai kemampuan menyampaikan informasi dengan baik dan benar serta mudah diterima oleh individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat yang menjadi sasaran perubahan.
d.      Tenaga ahli (expert)
Dalam kaitannya sebagai tenaga ahli, pekerja sosial dapat memberikan masukan, saran, dan dukungan informasi dalam berbagai area (individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat).
e.       Perencana sosial (social planner)
Seorang perencana sosial mengumpulkan data mengenai masalah sosial yang dihadapi individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat, menganalisa dan menyajikan alternative tindakan yang rasional dalam mengakses Sistem sumber yang ada untuk mengatasi masalah pemenuhan kebutuhan individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat.
f.       Fasilitator
         Pekerja sosial sebagai fasilitator, dalam peran ini berkaitan dengan menstimulasi atau mendukung pengembangan masyarakat. Peran ini dilakukan untuk mempermudah proses perubahan individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat, menjadi katalis untuk bertindak dan menolong sepanjang proses pengembangan dengan menyediakan waktu, pemikiran dan sarana-sarana yang dibutuhkan dalam proses tersebut.


3.4. Menurut Jim Ife,2002, peran pekerja sosial antara lain:
a.       Peranan Fasilitatif
              Peranan praktek yang dikelompokan ke dalam peranan fasilitatif merupakan peranan yang dicurahkan untuk membangkitkan semangat atau memberi dorongan kepada individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat untuk menggunakan potensi dan sumber yang dimiliki untuk meningkatkan produktivitas dan pengelolaan usaha secara efisien. Melakukan mediasi dan negosiasi, yaitu pekerja sosial memerankan diri sebagai mediator dalam pemanfaatan lahan dengan pihak lain untuk memperluas aktivitas kerjasama dengan menguntungkan pihak-pihak yang terlibat. Memberikan support/dukungan, yaitu memberikan dukungan untuk memperkuat, mengakui dan menghargai nilai yang dimiliki oleh individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat, menghargai kontribusi dan kerja mereka. Dukungan ini dapat bersifat formal dan informal. Membangun consensus dengan sesama pihak untuk melakukan kerjasama dalam rangka pengembangan potensi individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat. Memfasilitasi individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas dan pemasaran hasil produksi.
b.      Peranan Educational
               Pekerja sosial memainkan peranan dalam penentuan agenda, sehingga tidak hanya membantu pelaksanaan proses peningkatan peningkatan produktivitas akan tetapi lebih berperan aktif dalam memberikan masukan dalam rangka peningkatan pengetahuan, keterampilan serta pengalaman bagi individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat. Peran pendidikan ini dapat dilakukan dengan peningkatan kesadaran, memberikan informasi, mengkonfrontasikan, melakukan pelatihan bagi individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat.
c.       Peranan-peranan Representasional
             Pekerja sosial melakukan interaksi dengan badan-badan di masyarakat yang bertujuan bagi kepentingan individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat. Peranan ini dilakukan, antara lain dengan : mendapatkan sumber-sumber dari luar tetapi dengan berbagai pertimbangan yang matang, seperti bantuan modal usaha, pelatihan pengembangan potensi dan produktivitas  dari berbagai donator. Melakukan advokasi untuk membela kepentingan-kepentingan individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat seperti mendukung upaya implementasi program dan berupaya merealisasikan program tersebut. Memanfaatkan Media Masa untuk memperkenalkan hasil produksi. Selain itu juga bertujuan menerima dukungan dari pihak lain yang lebih luas; membuka jaringan kerja, dengan mengembangkan relasi dengan berbagai pihak, kelompok dan berupaya mendorong mereka untuk turut serta dalam upaya pengembangan potensi, seperti pemerintah, pengusaha, dan masyarakat’ selain itu pula, pekerja sosial berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan stakeholder.
d.      Peranan Teknis
            Di sini pekerja sosial melakukan pengumpulan dan analisis data,  kemampuan menggunakan komputer, kemampuan melakukan presentasi secara verbal maupun tertulis, manajemen serta melakukan pengendalian finansial, dan melakukan need assessment terhadap pengembangan potensi individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat. Peran-peran ini dapat dilakukan  pekerja sosial bersama individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat melakukan mendapatkan informasi dan data yang dapat digunakan baik untuk mengundang perhatian dari stakeholders untuk mengembangkan potensi tetapi juga membantu mempromosikan.
              Dengan demikian, pekerjaan sosial  memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan potensi individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat.

3.5.Program Pengembangan Masyarakat

Adapun program kerja Kelurahan Labuhan Ratu Raya yang saat ini di pimpin oleh Bpk. H.M.Gandhi HZ, SE Antara lain :
1.      Selaku aparat sebagai pelayan masyarakat
2.      Menata serta membina lingkungan masyarakat
3.      Setiap kegiatan selalu melibatkan tokoh masyarakat dan warga

Program kerja bulanan kelurahan Labuhan Ratu Raya :
1.      Mengevaluasi realisasi PBB
2.      Melaksanakan Jum’at bersih
Program kerja tahunan kelurahan labuhan Ratu Raya :
1.      Pembunaan perangkat kelurahan, RT & Lingkungan secara rutin
2.      Merumuskan program pembangunan skala prioritas
3.      Meningkatkan pelayanan prima terhadap masyarakat
4.      Meningkatkan kembali budaya gotong royong
5.      Meningkatkan peran PKK, PAUD, Posyandu, & Pengajian rutin
Program pengembangan masyarakat yang telah dijalani :
1.      Kiat Lurah dalam rangka meningkatkan peran serta RT/Lingkungan & Tokoh masyarakat  dalam pembanguan kelurahan dengan cara selalu berkoordinasi dan melibatkan RT/Lingkungan dan berkoordinasi melibatkan tokoh masyarakat.
2.      Tindakan yang dilakukan apabila musibah kebakaran/Banjir/longsor yaitu segera melakukan koordinasi instansi BPBD, segera merujuk warga tersebut ke poskeskel terdekat yang telah di sediakan.
3.      Menerapkan kegiatan Ronda malam untuk ketertiban serta keamanan rumah warga kelurahan Labuhan Ratu Raya dengan cara membagi tugas atau jadwal jaga malam pos ronda dan Berkoordinasi dengan RT .
4.      Pelayanan Posyandu dengan menghimbau kepada masyarakat yang memiliki bayi dan balita untuk datang ke posyandu dengan tujuan memeriksa kesehatan bayi dan balita.
5.      Pelayanan Poskeskel
6.      Pendistribusian raskin
7.      Pelatihan kesadaran KB melalui PKK
8.      Pembrantasan Narkoba untuk anak-anak muda bekerjasama dengan BNN BNN
9.      Bercocok tanam di area dekat Kelurahan Labuhan Ratu Raya

3.6.Peranan Pekerja Pengembangan Masyarakat di Kelurahan Labuhan Ratu
Dalam menerapkan program pengembangan masyarakat yang telah di buat oleh kelurahan Labuhan Ratu Raya sangat dibutuhkan peranan  yang yang penting dari masyarakat dengan pemerintah dalam program pengembangan masyarakat, agar program-program tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Adapun peranan pekerja masyarakat pada program pengembangan masyarakat yaitu :
1.      Kiat Lurah dalam rangka meningkatkan peran serta RT/Lingkungan & Tokoh masyarakat  dalam pembanguan kelurahan dengan cara selalu berkoordinasi dan melibatkan RT/Lingkungan dan berkoordinasi melibatkan tokoh masyarakat
2.      Pembrantasan Narkoba untuk anak-anak muda bekerjasama dengan BNN BNN
3.      Bercocok tanam di area dekat Kelurahan Labuhan Ratu Raya








III.             KESIMPULAN


Adapun kesimpulan yang diperoleh dari pengamatan yang dilakukan :
1.      Peranan pekerja dari masyarakat sangat penting dalam pelaksanan program pengembangan masyarakat.
2.       Peranan pekerja oleh masyarakat kelurahan Labuhan Ratu Raya yaitu ikut berkoordinasi dalam pembangunan, pemberantasan narkoba dan bercocok tanam di areal lahan kelurahan.



DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2010. Komunikasi Sosial Pengembangan Masyarakat. www.academia.edu. Akses : 2 Mei 2015.
Ife, Jim. 2002. Community Development Creating community alternatives-vision, analysis and practice. Australia: Longman.
Sukoco, Dwi Heru. 1995. Profesi Pekerjaan Sosial dan Proses Pertolongannya. Bandung: Koperasi Mahasiswa STKS.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad